May Hastuti Lubis

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

Mitos yang Salah tentang Bisnis Online

Sekarang ini, perkembangan dunia teknologi dan bisnis online sudah semakin maju saja. Beberapa orang sudah mulai bertransaksi lewat online. Jadi, tanpa harus bertemu, kedua belah pihak tetap saja masih bisa berbisnis secara online. Yang pasti, terdapat banyak sekali ragam keuntungan yang bisa Anda dapatkan bila Anda sudah masuk ke dalam dunia bisnis ini.

Meskipun sayangnya, ternyata masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki dari kemunculan mitos seputar bisnis online tersebut. Mau tahu apa saja yang menjadi mitos yang selama ini dipercaya orang banyak, tapi sebenarnya adalah salah besar? Simak ulasan kami di bawah ini!

1.Bisa bekerja dengan paruh waktu, namun mampu menciptakan pendapatan yang full time. Padahal, sebenarnya para pebisnis online pun juga bekerja dengan keras untuk membangun bisnis mereka. Karena itulah, bila Anda ingin bisa bekerja secara part time, namun memiliki pendapatan yang full time, sebaiknya Anda bekerja lebih keras di awal bisnis Anda. Barulah kemudian Anda bisa menikmati hasil dari bisnis online Anda tersebut.

2.Banyak orang menganggap bahwa media sosia dapat memudahkan proses penjualan secara online. namun faktanya, ternyata media social ini bukan wadah yang tepat bila dijadikan sebagai tempat untuk menjual produk secara online. bahkan, banyak pengguna media social yang sering merasa kesal dengan menghindari iklan di media social. Karena mereka biasanya menggunakan media social untuk sekedar hiburan semata.

3.Semua followers adalah konsumen. Itu salah besar, bila Anda menganggap seperti itu. Karena, dalam dunia bisnis, pemasaran itu harus tertarget, jika Anda ingin benar – benar berhasil menjual produk Anda.

Yang pasti, jika Anda memang ingin sukses dari bisnis online yang Anda jalankan, sebaiknya Anda harus bisa mengambil sebuah pendekatan manual dari semua hal. Misalnya saja seperti dengan memilih sebuah niche, membuat konten, riset pasar, dan juga layanan yang baik untuk pelanggan seperti KUDO. Bahkan bila Anda seorang outsource, maka itu artinya Anda harus bisa mengontrolnya dengan baik sesuai dengan standart Anda sendiri.

Add A Comment

© 2008 May Hastuti Lubis