May Hastuti Lubis

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

Persiapan Sebelum dan Setelah Pemberian Imunisasi Bayi

Saat akan melakukan pemberian imunisasi bayi terhadap anak, biasanya ibu akan merasa khawatir. Ibu seringkali merasa cemas dengan berbagai efek samping sari pemberian imunisasi ini. Meskipun begitu, Anda tidak boleh takut. Ini karena efek yang muncul tidak berbahaya. Dan tentu saja ini demi melindungi anak Anda dari ancaman penyakit yang berbahaya.

Lalu, karena rasa khawatir dan cemas yang muncul itu, sebagian besar ibu ada yang bertanya-tanya apakah ada langkah-langkah atau tips yang harus dilakukan sebelum dan sesudah melakukan imunisasi terhadap anak. Jika Anda salah satunya, maka agar Anda tidak menjadi resah bisa memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Sebelum Imunisasi

  1. Pastikan Kondisi Anak Berada Dalam Kondisi yang Optimal

Setiap kali Anda akan melakukan imunisasi untuk anak Anda, pastikan terlebih dahulu bahwa dokter ataupun petugas kesehatan melakukan wawancara kepada Anda terkait kondisi anak yang akan dilakukan imunisasi. Setelah itu, pastikan anak diperiksa kondisi tubuhnya apakah mengalami sakit atau tidak. Jika sedang mengalami sakit ringan seperti flu, batuk, pilek atau diare, maka obatilah terlebih dahulu. Pada sakit ringan, ini tidak akan memengaruhi tingkat kekebalan tubuh seorang anak.

  1. Obati Dahulu Anak Saat Sedang Sakit

Sesuai dengan yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa saat kondisi anak sedang mengalami kondisi yang tidak sehat atau sakit ringan, maka anak harus diobati terlebih dahulu agar kondisinya membaik. Anda tidak perlu khawatir karena sakit ringan tidak akan berpengaruh pada antibodi anak. Selain itu, jika pemberian motherhood stages ini tidak tepat waktu atau terlambat maka Anda harus melakukan konsultasi kepada dokter.

Setelah Imunisasi

  1. Berikan Waktu Istirahat

Biasanya, setelah dilakukan imunisasi anak akan mengalami beberapa efek samping. Misalnya saja demam, sering menangis, rewel, timbul bengkak dan memerah pada bagian yang disuntik. Pada keadaan tersebut, ajaklah anak Anda untuk beristirahat. Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi atau disingkat menjadi KIPI initidak akan membahayakan si Kecil. Jadi, Anda tidak perlu khawatir.

  1. Memberikan Obat Penurun Panas

Dari berbagai jenis vaksin yang diberikan, ada vaksin yang dapat menyebabkan efek samping seperti demam. Jenis vaksin tersebut adalah DPT, HiB dan Campak. Demam yang dialami pun bervariasi. Ada yang ringan dan juga tinggi. Jika anak Anda mengalami ini, maka Anda bisa memberikan obat penurun panas atau juga bisa melakukan kompres hangat.

  1. Vaksin Diberikan Sesuai Jadwal

Perlu Anda ingat bahwa proses vaksinisasi yang terlambat diberikan bisa Anda lanjutkan tanpa harus mengenal istilah kata hangus. Meskipun terlambat, vaksin masih tetap bisa melindungi anak dari penyakit. Namun, manfaatnya tidak akan sebaik dengan vaksin yang diberikan secara tepat waktu. Oleh karena itu,  pastikan vaksin yang diberikan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan agar hasilnya pun menjadi optimal.

Dan itulah persiapan yang bisa ibu lakukan untuk melakukan pemberian imunisasi bayi untuk anak Anda. Pastikan agar anak Anda mendapatkan imunisasi secara tepat waktu.

Add A Comment

© 2008 May Hastuti Lubis